Rabu, 03 Desember 2014

PERSIB Fokus Fisik Selama di Subang

Menjaga kondisi fisik menjadi salah satu fokus pelatih fisik PERSIB, Yaya Sunarya, selama pemusatan latihan di Subang, Jawa Barat. Yaya mengaku tidak akan menambah intensitas latihan.
Yaya mengatakan, selain menjaga kondisi fisik, PERSIB mempunyai misi melakukan konsolidasi dan memantapkan kekompakan guna menghadapi Babak Delapan Besar.

"Kita hanya menjaga kondisi fisik saja. Karena sejauh ini kondisi fisik pemain sudah oke. Baik yang baru pulang di Timnas maupun yang tidak," kata Yaya di Subang, Selasa (30/9).
Meskipun begitu, pihaknya pun tetap memantau kondisi pemain. Tidak hanya fisik namun psikologisnya juga. Terutama pemain yang pulang dari Timnas yang menjalani latihan cukup padat.
"Pada dasarnya nantinya ada pemulihan. Tetapi kita tidak fokus pada menjaga kondisi fisik saja, tapi memantau psikologis juga," ucapnya.
Pemusatan latihan yang akan ditutup dengan laga uji coba kontra tim asal Malaysia ini pun menjadi salah satu media untuk melihat sejauh mana kesiapan tim dalam menghadapi laga pembuka kontra Pelita Bandung Raya (PBR), 6 Oktober mendatang.

"Uji coba tentu sangat baik, karena pertandingan itu kita bisa lihat kesiapan tim. Jadi, kita tidak harapkan hal-hal kurang diinginkan baru terlihat saat laga resmi," jelasnya. ***
sumber:http://www.persib.co.id/

Skuat PERSIB Kembalikan Kondisi Pasca Libur

Pelatih fisik PERSIB, Yaya Sunarya menjelaskan, kondisi fisik anak asuhnya pasca libur kompetisi masih dalam tahap wajar. Ia pun berencana menggelar program latihan fisik untuk pemain agar kembali bugar.
Selama dua kali latihan, dirinya menilai pemain masih dapat mengikuti semua arahan yang diberikan jajaran pelatih yang memberikan menu latihan fisik dengan intensitas yang terus ditingkatkan.
"Kita sudah buat program untuk lima hari. Ini hari kedua, Sabtu dan Minggu libur. Kembali lagi berlatih hari Senin. Sejauh ini kondisi pemain tidak ada masalah tapi program memang kita buat kembali lagi ke nol," ucap Yaya.
Menurut Yaya, intensitas latihan memang akan terus meningkat tapi dirinya akan berusaha membuat menu yang dapat diterima oleh para pemain. Latihan sendiri akan dikombinasikan dengan simulasi pertandingan.
"Sebelum berangkat umroh (10 Desember 2014), kita efektifkan untuk condisioning yang kita kombinasikan dengan teknik skill," ujarnya.

Latihan hari kedua hanya diikuti oleh 10 pemain termasuk Jajang Sukmara yang pada latihan pertama absen. Sementara itu, pelatih Djadjang Nurdjaman dan asisten pelatih Herrie Setyawan tidak hadir karena mengikuti kursus kepelatihan di Sawangan, Depok hingga 23 Desember mendatang. ***
sumber:http://www.persib.co.id/

Ini Pernyataan PERSIB Tentang Kepindahan Ferdinand

Manajemen PERSIB menyayangkan adanya berita simpang siur dan tidak berimbang bahkan di luar fakta tentang  transfer serta kontrak pemain menjelang bergulirnya musim 2015, khususnya terkait kepindahan Ferdinand Sinaga.
Perlu ditegaskan bahwa manajemen ingin mempertahankan winning team yang membawa Maung Bandung juara ISL 2014. Manajemen pun sudah mengeluarkan semua daya upaya untuk mempertahankannya, namun tentu saja tidak dapat memaksa apabila pemain tidak bersedia bergabung.
Manajemen menyadari perlu adanya peningkatan nilai kontrak pemain sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras satu musim lalu. Namun hal itu pun harus berimbang mengingat manajemen juga masih memiliki keterbatasan anggaran, yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan finansial perusahaan.
Tentang pemberitaan Ferdinand yang memilih bergabung dengan Sriwijaya FC, perlu dijelaskan bahwa kontraknya dengan PERSIB berakhir pada 15 November 2014. Setelah Final ISL 2014 pada 7 November 2014, manajemen sudah sepakat secara lisan akan memperpanjang kontrak saat pelatih Djadjang Nurdjaman menyampaikan laporan pada 23 November 2013.
Akan tetapi, pada acara syukuran Ferdinand tidak hadir di Graha PERSIB, serta tidak dapat dihubungi manajemen. Keesokan harinya, pada tanggal 24 November 2014, Ferdinand pun belum hadir, kendati manajemen sudah menyiapkan kontrak dengan kenaikan nilai sesuai yang disepakati, sesuai komunikasi yang dilakukan manajemen ataupun Djadjang dengannya.

Tanggal 1 Desember 2014, Ferdinand langsung menghadap manajer Umuh Muhtar dengan membawa keluarganya. Sekalian berpamitan karena mengaku sudah deal dengan Sriwijaya FC. Di tanggal yang sama, di Bandara Husein Sastranegara sebelum bertolak ke Palembang, di hadapan media dan Bobotoh, tentang kekecewaannya kepada pihak manejamen sebetulnya tidak mesti terjadi. Sebab apa yang dikeluhkan sebenarnya sebenarnya sudah tertuang dalam salah satu poin dikontrak perjanjian yang disetujui oleh pemain. Artinya, tudingan itu tidak berdasar, sebab semuanya sudah menjadi kesepakatan kedua belah pihak, dalam hal ini manajemen dan pemain yang bersangkutan.
Tentang potongan yang dikeluhkan, sesungguhnya semua potongan sudah dijelaskan dan disetujui oleh pemain. Tidak ada pemotongan yang tidak jelas oleh PT PBB.

Data yang terhimpun dari media massa, di media Top Skor edisi Senin 1 Desember 2014, Presiden SFC Dodi Alex Reza mengatakan sudah dua bulan menjalin kontak dengan para pemain SFC musim 2015 dan Senin 1 Desember 2014 semuanya sudah siap kontrak. Artinya, ada kemungkinan Ferdinand pun sudah melakukan komunikasi dengan pihak SFC jauh-jauh hari dan tidak di hari saat kontrak berlangsung.
Pernyataannya yang menyebut kesamaan kondisi dengan Sergio van Dijk adalah tidak benar, karena Sergio tidak ada hubungannya dengan Ferdinand dan masalahnya jauh berbeda. Sedangkan Vladimir masih dalam status negosiasi.

PERSIB memberikan kesempatan yang setara dalam negosiasi kontrak, dengan prinsip saling menghormati dan jika tidak terjadi kesepakatan dengan pemain, maka PERSIB masih berharap tetap dapat saling menjaga silaturahmi.

Keluarga besar PERSIB menghargai perjuangan Ferdinand yang turut membawa PERSIB juara ISL 2014 dan  ucapan selamat karena Ferdinand terpilih sebagai pemain terbaik ISL 2014. Namun PERSIB menyayangkan simpang siur berita transfernya ke SFC yang begitu mendadak, sehingga menimbulkan berita yang menyimpang dari fakta.
PERSIB juga menyayangkan Ferdinand tidak bisa memperkuat PERSIB di kompetisi level tertinggi Asia untuk mengharumkan nama Indonesia bersama PERSIB. Semoga Ferdinand bisa meraih prestasi tertinggi sebagai pemain sepakbola dan bisa kembali memperkuat Tim Nasional Indonesia. ***

Ini Daftar Pemain yang Dibidik Djadjang

PERSIB akan menambah lima pemain baru. Namun, baru tiga nama yang muncul ke permukaan yakni Dedi Kusnandar, Emmanuel Kenmogne dan Alfin Ismail Tuasalamony. Sedangkan dua lainnya masih dirahasiakan.
Pelatih Djadjang Nurdjaman mengaku, dua nama lainnya sebenarnya sudah ada di kantongnya. Hanya saja pemain yang dimaksud masih dalam proses komunikasi.
"Kita cari gelandang sayap. Ferinand Pahabol sempat diincar tapi dianya enggak mau. Tapi pilihannya masih banyak dan kita cari," kata pelatih yang karib disapa Djanur ini.
Sementara, disinggung soal striker Ilija Spasojevic dan Somen Alfred Tchoyi, Djanur mengakui keduanya menjadi pemain alternatif jika Emmanuel Kenmogne batal bergabung. Tchoyi yang pernah merumput bersama West Bromwich Albion ini belum pernah merasakan atmosfer laga Indonesia.
"Tidak menutup kemungkinan penyerang yang belum bermain di Indonesia juga. Alfin (Ismail Tuasalamony) juga masih coba dihubungi tapi belum dapat tersambung," ucapnya.

Dari ketiga nama itu masing-masing beroperasi di lini depan, tengah dan belakang. Djanur mengakui, dua pemain yang berposisi di barisan belakang dan tengah. ***
sumber:http://www.persib.co.id/

Dedi Kusnandar Sepakat Bergabung dengan PERSIB

Dedi Kusnandar akhirnya sepakat untuk bergabung dengan PERSIB. Pemain yang musim lalu memperkuat Persebaya Surabaya menandatangani kontrak di Graha PERSIB, Senin (01/12) siang.
Dedi mengakui jika proses negosiasi hingga penandatanganan kontrak berlangsung lancar.
"Alhamdulillah, sudah tanda tangan dan semuanya lancar. Kalau lamanya satu musim dalam kontrak," kata pria kelahiran Sumedang, 23 Juli 1991 ini.
Pemain yang beroperasi sebagai gelandang tersebut berjanji akan tampil maksimal di musim depan bersama Maung Bandung yang juga akan tampil di kompetisi Asia.
"Harapan bisa memberikan yang terbaik untuk PERSIB. Apalagi Persib bermain di AFC, ingin yang terbaik," ucapnya.
Nama: Dedi Kusnandar
Tempat/Tanggal Lahir: Sumedang/23 Juli 1991
Posisi: Gelandang
Karier junior:
SSB Uni Bandung
2007 PERSIB U-21
2008-2010 Pelita Jaya U-21
Pernah menjadi Pemain terbaik Liga Super Indonesia U-21 Musim 2009

Karier senior
2008-2012 Pelita Jaya.
2012-2013 Arema Indonesia.
2014 Persebaya Surabaya. ***
sumber:http://www.persib.co.id/

Dedi Kusnandar Jalani Latihan Perdana

Dedi Kusnandar menjalani latihan perdana bersama PERSIB di Lapangan Ciujung, Selasa (02/12). Kapten Timnas Indonesia U-23 ini berlatih dengan nomor jersey yang biasa dikenakan oleh Rudiyana yakni nomor 11.
Dedi resmi memperkuat Maung Bandung di musim 2015 usai menandatangani kontrak di Graha PERSIB, Senin (01/12) lalu. Dirinya pun mengaku senang dapat membela PERSIB dimusim depan.
"Pertama sih saya senang bisa gabung lagi setelah dulu di PERSIB yunior. Bangga bisa gabung lagi sama teman-teman lama sekaligus senang bisa pulang ke kampung halaman," kata Dedi ditemui di Mes PERSIB sebelum berlatih.
Pemain yang musim lalu berkostum Persebaya Surabaya ini pun tampak antusias berlatih bersama delapan pemain lainnya seperti Atep, Tantan, Abdul Rahman, Taufiq, Tony Sucipto, M. Agung Pribadi, Shahar Ginanjar dan Sigit Hermawan.
Pada latihan perdana ini, selain dua pemain yang sedang seleksi Timnas U-23, Rudiyana dan M. Natshir, belum tampak juga Makan Konate, Jajang Sukmara dan Vladimir Vujovic. Kemudian enam pemain Timnas Indonesia yang tampil di Piala AFF Vietnam, Firman Utina, M. Ridwan, Supardi, Hariono, I Made Wirawan dan Achmad Jufriyanto juga belum nampak. ***
sumber:http://www.persib.co.id/

Rahman Senang Bisa Ikut Umroh Bersama PERSIB

Sejumlah pemain PERSIB dipastikan akan berangkat ke Tanah Suci Mekkah untuk melaksanakan umroh pada 10 Desember mendatang. Umroh tersebut dilakukan sesuai nazar manajer tim Umuh Muchtar atas keberhasilan Maung Bandung meraih juara ISL 2014.
Pemain belakang Abdul Rahman mengaku senang berkesempatan umroh tersebut. Apalagi ini adalah kali pertama buatnya. Rahman pun berencana mengajak sang istri Fira Febrina dan buah hatinya, Aisyah Aqila.
"Anak usia 1 tahun 4 bulan, saya sudah konsultasi sama dokter dan lainnya katanya tidak apa-apa. Jadi saya ajak juga anak apalagi tidak ada yang jaga di Bandung," kata Rahman di Mes PERSIB, Rabu (03/12).
Pemain bernomor punggung 28 ini juga mengaku, keluarganya di Medan akan menggelar doa bersama untuk ia , istri dan anaknya yang akan berangkat umroh. Syukuran rencananya digelar Kamis (04/12) malam.
"Acaranya hanya keluarga saja. Untuk mendoakan. Persiapan lainnya paling kesehatan, fisik dan mental. Untuk anak juga lebih mempersiapkan keperluan selama umroh," bebernya. ***
sumber:http://www.persib.co.id/